Thursday, September 29, 2016

Berjaya di PON, Berprestasi di Malaysia Open

Alhamdulillah. Kata tersebut mewakili rasa syukur kami sebagai tim pelatih Koguryo Manahan atas prestasi terbaru yang ditorehkan atlet-atlet Manahan pada bulan September ini. Berlaga di ajang PON, 3 atlet Koguryo Manahan yang mewakili tim Jawa Tengah berhasil mendulang 2 perak dan 1 perunggu. Sementara diajang Malaysia Open, salah satu atlet Koguryo Manahan, Ardan Muhammad Firdaus yang kini menjalani pusat pelatihan di Ragunan meraih 2 perak di kelas Poomsae.

Pada ajang PON ini, Koguryo Manahan tak hanya mengirimkan atletnya saja untuk mewakili Jawa Tengah. 2 pelatih dari Koguryo Manahan juga ditunjuk untuk menahkodai tim Jawa  Tengah untuk berlaga di PON XIX Jabar kali ini. Mereka adalah Sabeum Hakiman sebagai pelatih utama poomsae Jawa Tengah dan Sabeum Hari Supriyanto sebagai pelatih utama kyurigi Jawa Tengah. Kebahagiaan semakin bertambah tatkala kedua pelatih ini berhasil menjadikan Jawa Tengah menduduki runner up dalam ajang ini dibawah tuan rumah Jawa Barat.

2 perak disumbangkan oleh M. Hafizh yang berlaga di kelas poomsae beregu putra, dan Vony Dian P. di kelas U-67 Kg kyurigi putri. Sedangkan 1 perunggu disumbangkan oleh Ade Kumara Sandi di kelas U-87 Kg kyurigi Putra. Pada pertandingan yang dihelat di Gymnasium UPI Bandung, M. Hafizh kalah selisih poin dengan atlet tuan rumah Jawa Barat yang diperkuat salah satu andalan Indonesia, Maulana Haidir. Sedangkan Vony Dian P. juga kurang beruntung karena di partai final kalah dengan atlet tuan rumah Agnesia Permata. Atlet-atlet tuan rumah memang sangat mendominasi di ajang ini dengan meraih 12 medali emas.

Sementara itu, 1 perunggu disumbangkan oleh Ade Kumara Sandi yang kalah dari atlet pelatnas dan turun mewakili provinsi Sumatra Utara, Basuki di partai semifinal. Dari ketiga atlet ini semuanya telah mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. Sempat melakukan TC di Korea Selatan pada bulan Juni-Juli lalu dan berlatih giat hingga 4x sehari membuat teknik dan fisik mereka berkembang pesat. Hasil ini memang agak melenceng dari target yang diharapkan. Namun apapun itu, kita tentu wajib bersyukur atas prestasi yang ditorehkan. Apalagi M. Hafiz dan Ade Kumara Sandi masih duduk di bangku SMA, sehingga kita berharap kedepan atlet-atlet muda ini bisa lebih berprestasi diajang yang lebih tinggi dan dapat mewakili Indonesia diajang internasional.

Tim pelatih berharap, 4 tahun lagi ketika penyelenggaraan PON di Papua akan ada atlet-atlet Koguryo Manahan yang ikut dan berprestasi didalamnya. Tetap semangat, dan terus berlatih dengan giat anak-anak !!!
Ade Kumara Sandi didampingi Sabeum Heri saat berlaga di PON


Sabeum Hakiman bersama Hafiz saat setelah pengalungan medali

Vony Dian P saat pengalungan medali perak

Ade Kumara saat pengalungan medali perunggu

Ardan Firdaus saat berfoto bersama tim di Malaysia Open



Video Pertandingan Ade Kumara di PON XIX :


Video Pertandingan Vonny Dian P di PON XIX :


Friday, August 12, 2016

Membuka Memori Lama : Kenangan Indah Masa Kecil Pelatih Muda Manahan

Hallo para pengunjung blogger Koguryo Manahan, gimana kabar kalian ? Admin harap kita  semua selalu diberi kesehatan oleh Allah SWT. Ada yang istimewa pada postingan kali ini, jika pada biasa nya admin mengupload berita mengenai kegiatan dan prestasi dari Taekwondoin Koguryo, kali ini admin akan bercerita mengenai masa muda admin dan para Pelatih Muda lainnya. Coba liat foto disamping, admin itu orang ketiga dari kanan. Masih kecil kan ?? Namun kini sudah bertransformasi menjadi Pelatih Muda Manahan. Wkwkwkwk, lama juga ya admin menggeluti olahraga ini.

Foto itu diambil satu dekade yang lalu, tepatnya bulan Desember 2006. Admin inget foto itu diambil setelah kami mengikuti kejuaraan Nagapakca Cup di Gor Samapta Magelang. Itu adalah kejuaraan kedua dari admin dan Alhamdulillah medali pertama bagi admin. Ya, walau hanya medali perak, namun perjuangannya tidak main-main. Apalagi dulu kelas Poomsae masih belum dipisah-pisahkan umurnya, jadi pernah lawan grup TNI juga. Keren kan?? Tapi itu bukan tarung lho ya, cuma memeragakan jurus (Poomsae).

Wah, postingan ini serasa milik admin aja. Soalnya udah 10 tahun yang lalu, jadi admin ceritakan pengalaman admin aja. Coba sambil admin ingat-ingat nama teman-teman admin dari foto diatas. Dari kiri ke kanan : Senior Gufron, Senior Brian (kini sudah jadi Sabum dan kerja di Kalimantan), Senior Elsan (kini jadi Sabum dan termasuk tim Pelatih Muda Manahan), Sabum Ali Sholikhin (Ganteng kan ya?? wkwkwk), Senior Farel, admin (juga sudah jadi Sabum dan jadi tim Pelatih Muda Manahan), Senior Dodi, Senior Devi (Sabum sekaligus tim Pelatih Muda Manahan).

Foto diatas diambil di Dojang kebanggan kami, Dojang Manahan yang dulu bertempat di Gedung Kelurahan Manahan. Namun kini Gedung Kelurahan Manahan baru proses renovasi lebih dari 1 tahun yang lalu, jadi latihan kita pindah ke Stadion Manahan. Gedung yang penuh memori dan telah menghasilkan banyak atlet handal bagi kota Solo maupun bagi Indonesia. Sekarang kita liat galeri foto-foto lawas bukti perjalanan Koguryo Manahan dalam mencetak atlet handal.

Foto anggota Taekwondoin Manahan di tahun 2006

Tim Taekwondoin Manahan yang mengikuti Kejuaraan Nagapakca Cup

Anggota Koguryo Mananahan sabuk putih - hijau (Sabum Bangun dulu masih sabuk hijau - 2 dari kanan)

Senior yang mengikuti Kejuaran Nagapakca Cup (Ada Sabum Franda - Pelatih Muda Manahan - paling kiri)

Srikandi Manahan, Sabum Devi dulu waktu pengalungan medali emas di Kejuaraan Nagapakca Cup. (Cantik ya???)

Senior Koguryo Manahan tahun 2006

Foto atlet-atlet kyurigi handal binaan Koguryo Manahan

Wah ini, foto admin. Medali poomsae pertama dalam sejarah Koguryo Manahan wkwkwk



Friday, August 5, 2016

Rajai Kelas Poomsae, Tim POPDA Kota Solo Raih Juara Umum 2 pada POPDA SMA Se-Jateng

Taekwondoin Kota Solo kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang POPDA SMA Tingkat Jawa Tengah yang dihelat pada hari Selasa-Rabu, 2-3 Agustus 2016 di SMAN 2 Semarang. Datang dengan 13 Taekwondoin yang telah lolos seleksi di tingkat Karsidenan, tim Kota Solo berhasil membawa pulang 6 emas, 3 perak, dan 2 perunggu ke Kota Bengawan.

Dengan hasil ini, tim POPDA Kota berhak menempati Juara Umum 2 dibawah Kota Semarang. Adapun distirbusi medali tim Kota Solo disumbangkan oleh :
Kelas Kyurigi :
  • Medali Emas :
  1. FADILAH AYU
  2. HERENDRA RANGGA
  3. OSANANDO NAUFAL
  • Medali Perak :
  1. HERENDRA CAKRA
  2. IRVAN JULIAN
  •  PERUNGGU:
  1. RIANA AMELIA
  2. ANALICIA BELLA

Kelas Poomsae :
  • Medali Emas :
  1. Ardan Firdaus (Perorangan Putra)
  2. Ardan Fidaus - Nadda Zabrina (Pasangan)
  3. Annisa Aulia - Nadia Herna R - Nadda Zabrina (Beregu Putri)
  •  Medali Perak
  1. Ardan Firdaus - Lutfhi - Reza R (Beregu Putra)
Hasil ini sebenarnya tidak sesuai dengan yang ditargetkan, dimana tim Pelatih menargetkan juara umum untuk ajang ini. Ada beberapa atlet di kelas kyurigi yang sebelumnya diproyeksikan untuk mendulang emas namun kalah dari lawan-lawannya. Sementara itu, di kelas Poomsae tim Kota Solo memberikan kejutan. Turun di 4 kelas dari 5 kelas yang dipertandingkan, tim ini berhasil mendulang 3 emas dan 1 perak. Hasil yang belum pernah diraih pada tahun-tahun sebelumnya.

Apapun hasil dari tim ini, kita selayaknya bangga kepada Taekwondoin-Taekwondoin Kota Solo yang senantiasa berprestasi pada ajang-ajang Kejuaraan di Tingkat Provinsi, Nasional, maupun Mancanegara. Terlebih lagi dari penyumbang medali diatas, semua atlet poomsae dan 2 atlet kyurigi (Osanando & Riana Amelia) berasal dari dojang Manahan. Hal ini membuktikan bahwa Dojang Manahan adalah dojang penghasil para juara... Semangat anak-anak... Cayooo!!!! 

Harendra Rangga saat pengalungan medali emas

Salah satu atlet manahan, Osanando saat pengalungan medali emas

Analicia Bella menerima medali perunggu

Irvan Julian menerima medali perak

Salah satu atlet manahan, Riana Amelia saat pengalungan medali perunggu

Atlet poomsae Manahan berfoto bersama tim pelatih setelah pengalungan medali



Monday, May 2, 2016

138 Taekwondoin Manahan Ikuti Outing Class di Tawangmangu

Sebanyak 138 Taekwondoin mengikuti kegiatan outing class sekaligus pengambilan sabuk di Tawangmangu Camping Resort, Kabupaten Karanganyar pada Sabtu-Minggu, 30 April - 1 Mei 2016. Kegiatan ini adalah kegiatan rutin yang dilakukan oleh dojang Manahan selama 1 tahun sekali. Acara ini diikuti oleh hampir semua Taekwondoin Manahan baik yang berasal dari ekstrakulikuler binaan dojang Manahan seperti SDN. Kleco I, SDIT Ibnu Qoyyim, SMP Al-Islam, SMPN. 15.


Dalam acara ini, Taekwondoin dibekali kegiatan-kegiatan yang melatih softskill dan hardskill mereka seperti acara Post to Post pada malam hari dimana setiap Post berisikan materi tentang kepemimpinan, attitude, kebersamaan, kerjasama maupun pelatihan mental. Selain itu pada pagi harinya, yaitu pada acara outbond Taekwondoin Manahan juga diberikan materi permainan yang memaksa mereka untuk dapat kompak, percaya satu dengan lain,  dan rela berkorban demi menuntaskan permainan yang diberikan pelatih. Tak hanya melatih softskill dan hardskill mereka, namun mereka juga diberikan materi permainan yang mengundang gelak tawa agar para Taekwondoin Manahan ini tidak jenuh dalam mengikuti serangkaian kegiatan outing class.

Acara ini ditutup dengan pembagian sabuk kepada anak-anak yang telah lulus dari Ujian Kenaikan Tingkat Periode I 2016. Dan berikut adalah foto-foto kegiatan anak-anak selama mengikuti kegiatan outing class :

Taekwondoin Manahan sedang antri melakukan permainan meluncur

Taekwondoin Manahan mendengarkan arahan Pelatih untuk sesi pembagian sabuk

Persiapan menjelang kegiatan Outbond Post to Post

Taekwondoin Manahan melihat teman-temannya yang sedang melakukan kegiatan

Para senior Dojang Manahan

Senior di Manahan sedang mencoba salah satu permainan outbond : Meluncur bebas
Sabum muda Manahan berfoto disela-sela kegiatan

Orang tua wali murid yang setia mendampingi anak-anaknya melakukan kegiatan outing class

Orang tua wali melihat anak-anaknya melakukan kegiatan outing class

2 Orang tua wali yang membantu pelatih  membersihkan backdrop setelah digunakan untuk outbond

Kepala Pelatih Manahan, Sabum Pungki (sebelah kiri) bersama dengan Sabum Purwadi berfoto disela-sela kegiatan outbond

Tuesday, April 19, 2016

Taekwondo Manahan Peroleh 1 Emas dan 5 Perak di Kejuaraan Walikota Magelang Cup

Taekwondo Manahan berhasil memperoleh 1 emas dan 5 perak di ajang Walikota Magelang Cup IV  tingkat Jateng- DIY yang diselenggarakan di Gor Samapta Kota Magelang, 15-17 April 2016. Pada ajang ini,  Taekwondo Manahan mewakili Kontingen Kota Surakarta berlaga di kelas Poomsae. 

Sempat terjadi perubahan jadwal pertandingan membuat persiapan tim menuju ke Magelang sedikit terganggu. Namun hal ini tidak mengurangi semangat anak-anak dalam berlaga di ajang ini. Terbukti anak-anak tidak "keder" dalam menghadapi lawan-lawan tangguh dari tuan rumah, Kota Semarang dan Kota Jogya. 

Berlaga di 2 kelas poomsae pemula dan 5 kelas poomsae prestasi, anak-anak Manahan dapat menyumbangkan medali hampir di semua kelas, hanya pada perorangan putri SMP saja yang gagal menyumbangkan medali. Di kelas perorangan putri SMP memang terjadi persaingan ketat, disini ada 10 atlet prestasi yang saling menampilkan jurus terbaik untuk menjadi juara. Sayang wakil dari Manahan hanya menduduki posisi ke-5.

Perolehan medali tersebut disumbangkan oleh :

Daffa Oky Putra Pratama (Juara I kelas Poomsae Pemula SD Sabuk Merah Putra)
Anisah Raghibah Is'ad (Juara II kelas Poomsae Pemula SD Sabuk Biru Putri)
Hanif Wisnu Moorteza (Juara II kelas Poomsae Prestasi SD Putra)
Aulia Waldi Asna Nabela (Juara II kelas Poomsae Prestasi SD Putri)
Mahastra Ramadhan Putranung (Juara II kelas Poomsae Prestasi SMP Putra)

dan Juara II kelas Beregu Putri SMA Prestasi dengan nama 
Layla Nadda Zabrina
Nadia Herna Ramadhanni
Anissa Aulia

Selesai kejuaraan ini, atlet-atlet Manahan akan memfokuskan bidikan untuk memperoleh prestasi di ajang POPDA SD-SMP yang akan dihelat akhir April hingga awal Mei. Semoga di POPDA mendatang atlet-atlet Manahan dapat memperoleh prestasi yang terbaik. aamiin

Saturday, March 19, 2016

Koguryo Manahan Meloloskan 4 Atlet ke POPDA SD Tingkat Karsidenan

Koguryo Manahan berhasil meloloskan 4 atletnya ke tingkat karsidenan pada ajang POPDA SD Tahun 2016. Dalam seleksi yang dilaksanakan di Gedung Bung Karno, Kota Surakarta pada tanggal 19 Maret 2016 dojang Koguryo Manahan menurunkan lebih dari 25 atletnya di 12 kelas kyurigi dan 2 kelas poomsae. Dengan menurunkan rata-rata muka baru, Taekwondo Koguryo Manahan berhasil meloloskan 4 atletnya yaitu :
  1. Megumi Sekar Kaori (Under 31 Kg Putri)
  2. Denta Bayu Saputra (Under 35 Kg Putra)
  3. Gabriel Ken Arya (Poomsae Perorangan Putra)
  4. Aulia Waldi Asna (Poomsae Perorangan Putri)
Kekuatan atlet antar dojang kini semakin merata. Pada beberapa partai terjadi pertarungan yang seru antar atlet-atlet untuk memperebutkan tiket menuju kualifikasi popda tingkat karsidenan Surakarta. Namun dengan hasil yang diperoleh ini tim pelatih tetap mengucapkan rasa syukur karena atlet-atlet muka baru ini dapat menunjukkan perlawanan yang hebat melawan atlet-atlet dari dojang lain yang rata-rata telah memiliki pengalaman diberbagai kejuaraan. Tim Pelatih berharap keempat atlet ini nantinya dapat meraih juara 1 di kualifikasi tingkat karsidenan sehingga dapat mewakili kota Surakarta di POPDA tingkat Provinsi Jawa Tengah. Tetap semangat anak-anak, kalian bisa jadi juara... Cayoooo..!!

Tuesday, February 16, 2016

Solo Raih Juara Umum 2 di Kejurnas MOK'S OPEN 2016

Taekwondo Kota Solo kembali menorehkan prestasi di kancah Nasional dengan menyabet Juara Umum 2 di ajang Kejuaraan Nasional Taekwondo MOK'S OPEN 2016 yang diadakan pada tanggal 12 - 14 Februari 2016 di GOR Jatidiri, Semarang. Pada ajang ini Taekwondo Kota Solo meraih total 5 medali emas, 7 medali perak dan 9 medali perunggu. Untuk posisi Juara Umum 1 ditempati oleh kontingen dari tuan rumah, DNS Semarang dengan 8 emas, 4 perak dan 4 perunggu, sedangkan pada posisi ketiga ditempati oleh kontingen Tri Darma Semarang dengan 5 emas, 5 perak  dan 10 perunggu.

Dari kontingen Kota Solo sendiri, perolehan 2 medali emas disumbangkan oleh atlet dari Koguryo Manahan yaitu Rivania Putri M dikelas kyurigi putri under 51 Kg dan Valiandra & Aulia Hasna di kelas poomsae pair pra kadet. Hasil ini mungkin sedikit meleset dari target, karena ada beberapa atlet dari Koguryo Manahan yang diprediksi dapat menyumbangkan medali emas bagi kontingen Kota Solo namun kalah dari lawan-lawannya. Secara umum, tim pelatih tentu bersyukur dengan hasil ini karena persiapan Kota Solo sendiri yang terhitung minim untuk ajang ini.  

Berikut adalah nama-nama penyumbang medali bagi Kontingen Kota Solo :

Medali Emas
1. Rivania Putri M (Kadet -51 Kg Putri)
2. Fadhila Ayu P (Junior -49 Kg Putri)
3. Billiem Gibran (Kadet -61 Kg Putra)
4. Valentino Tanu Jaya (Junior -55 Kg Putra)

Medali Perak
1. Nareswari Fahima (Pra Kadet -29 Kg Putri)
2. Irvan Julian (Junior -48 Kg Putra)
3. Rangga Hudaya (Pra Kadet -33 Kg Putra)
4. Valiandra (Poomsae Pra Kadet Tunggal Putra)
5. Novita Herlian ( Poomsae Junior Putri)
6. Analicia Bella (Junior -46 Kg Putri)
7. Novita & Hafizh (Poomsae Pair Junior)
8. Harendra Cakra (Junior -78 Kg Putra)

Medlai Perunggu
1. Herendra Rangga (Junior -51 Kg Putra)
2. Ignasius Holy (Pra Kadet -37 Kg Putra)
3. Aulia Hasna (Poomsae Pra Kadet Tunggal Putri)
4. Muhammad Hafizh (Poomsae Tunggal Putra Junior)
5. Tabitha Firyal Z (Kadet -47 Kg Putri)
6. Osanando Naufal (Junior -68 Kg Putra)